Categories

Berbuat Baik Yang Salah Diartikan

Kamis, Oktober 02, 2008

Betapa beragamnya tingah laku yang kita lakukan dalam kehidupan merupakan manifestasi dari jiwa kita. Hal itu memang benar, namun perlu digaris bawahi jiwa akan hidup karena ada Ruh yang merupakan anugerah sang pencipta. Hal itu perlu kita sadari agar setiap tingkah laku kita sesuai dengan ajaran agama yang kita anut agar muncul tingkah laku yang baik. Setiap manusia sadar akan hal itu kan. Namun, betapa sulitnya kita berusaha berbuat baik kepada seseorang. Mengapa demikian?? arti baik menurut anda dan menurut saya lain bukan... Masih bingung ya.. nih aku coba ilustrasikan lewat cerita ya, yang aku pernah baca di satu buku karangan seorang bikkhu, begini ceritanya.. Di suatu negara antah brantah dimana patung gajah yang sangat sakral di negaranya, disana patung gajah itu dihormati dan diberlakukan sangat mulia. Suatu ketika seorang pemuda berjalan di tengah derasna hujan, dia merasa sangat tercengan melihat patung gajah berukuran kecil kehujanan sehingga berkata pada dirinya sendiri "Waduh patung ini sangat saya hormati keberadaanya, sementara dia kehujanan. Apa yang harus saya lakukan ya???" dia berfikir sejenak melihat sekeklilingnya apakah ada benda yang dapat meneduhi patung itu dari hujan. karena hanya ada sepatu yang sangat kusam dan baunya tercium sampai radius 1 meter. diambillah sepatu itu untuk meneduhi patung gajah itu. setelah hujan reda, seseorang setengah baya melihat sebuah patung gajah itu dia berkata pada dirinya sendiri "Mengapa patung yang sangat saya hormati ini di atasnya terdapat sepatu lusuh dan berbau... alangkah jahatnya orang yang menaruhnya" sehingga membuatnya mengambil sepatu itu dan membuangnya. lumayan jelas bukan melalui ilustrasi di atas.. Jadi kadang kita berbuat baik belum tentu seseorang menganggapnya baik.

Artikel Terkait Lainnya :


2 komentar:

Jonbetta mengatakan...

Mantaf Man Ilustrasinya...bener Juga..

Bintu Muhammad mengatakan...

BetuLLLL, Mantap, Masyaa Allah.

Posting Komentar

  © Mas BOW by Situs Belajar Psikologi 2009

Back to TOP